Selasa, 08 Mei 2012

Pulut tai tai

Ternyata selai kaya itu dimakan dengan kebiasaan yang berbeda-beda,
Lain daerah lain kebiasaan.
Penasaran , dewi jadi pengen tau apa aja teman  selai kaya .

 Pulut taitai...
Nah kalau sedang makan yang satu ini, mertua lewat aja ga keliatan...sangkin enaknya...

BAHAN:
750 ml santan encer dari 1 1/2 butir kelapa parut
¼ sdt garam
300 g beras ketan putih, rendam dalam air hingga lunak selama 3 jam, tiriskan
2 lembar daun pandan, simpulkan
30 kuntum bunga telang,
rendam dalam 100 ml air, sisihkan bunganya *)

Sarikaya:
4 kuning telur ayam, kocok lepas
150 g gula pasir
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa parut
3 lembar daun pandan, simpulkan

CARA MEMBUAT:

  • Rebus santan dan garam sambil aduk terus hingga mendidih. Angkat.
  • Kukus ketan dalam dandang panas selama 10 menit, angkat. Tuangi santan yang sudah matang, aduk rata hingga santan meresap ke dalam ketan.
  • Kukus kembali ketan dalam dandang panas bersama daun pandan selama 30 menit hingga matang. Angkat.
  • Ambil 1/3 bagian ketan, campur dengan larutan bunga telang. Aduk rata.
  • Taruh ketan yang masih putih bercampur dengan ketan berwarna ungu (dari bunga telang) secara berselaing-seling dalam loyang yang sudah dialasi plastik beroles minyak sayur. Tekan-tekan hingga padat. Sisihkan.
  • Keluarkan pulut dari loyang, potong-potong, sajikanbersama sarikaya.
*) Bunga telang: Bunganya berwarna ungu dan bila direndam dengan air hangat akan memberikan warna ungu. Jika tak ada, dapat diganti dengan pewarna makanan warna ungu sebanyak 1-2 tetes.

Untuk: 15 potong
Kalori per potong: 290

[Dari femina 34 / 2010]



 update, pulut taitai ala Dewi


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar